Memilih hunian di Bali sering kali dihadapkan pada dua pilihan sulit: ingin dekat dengan keramaian kota untuk urusan pekerjaan, atau ingin dekat dengan pantai untuk berlibur? Namun, bagi penghuni Vasaka Bali, dilema tersebut tidak lagi relevan.
Berlokasi di koridor emas Jalan Gatot Subroto Timur, proyek prestisius dari PT Waskita Karya Realty ini menawarkan keunggulan yang sulit dicari tandingannya: aksesibilitas. Menjadi penghuni di sini berarti Anda berada di “titik tengah” menuju berbagai destinasi paling hits di Pulau Dewata.
Ingin menikmati akhir pekan yang berkualitas tanpa harus menghabiskan waktu berjam-jam di jalan? Berikut adalah panduan destinasi pilihan yang bisa Anda jangkau hanya dalam waktu sekitar 15 menit dari gerbang Vasaka Bali.
1. Pesona Klasik Pantai Sanur: Matahari Terbit dan Kopi Pagi
Hanya berkendara sekitar 10 hingga 15 menit ke arah tenggara, Anda sudah akan disambut oleh semilir angin Pantai Sanur. Berbeda dengan Kuta yang hingar-bingar, Sanur menawarkan suasana yang lebih tenang dan elegan—sangat cocok dengan profil penghuni Vasaka Bali.
- Aktivitas Wajib: Jogging pagi di sepanjang paving track tepi pantai atau sekadar duduk menikmati sunrise yang legendaris.
- Rekomendasi Tempat Kopi: Jangan lewatkan mampir ke kedai-kedai kopi estetik di sepanjang Jalan Danau Tamblingan. Salah satu yang paling ikonik adalah Kopi Bali House atau mencoba kopi lokal legendaris di Warung Men Weti sembari menikmati nasi campur Bali yang tersohor. Sanur adalah surga bagi pecinta kopi yang mendambakan suasana vintage namun tetap modern.
2. Eksplorasi Seni di Museum Le Mayeur
Masih di kawasan Sanur, bagi Anda pecinta seni dan sejarah, Museum Le Mayeur adalah destinasi yang wajib dikunjungi. Museum ini merupakan rumah peninggalan pelukis asal Belgia, Adrien-Jean Le Mayeur, yang jatuh cinta pada keindahan Bali dan istrinya yang seorang penari Legong, Ni Pollok.
Hanya belasan menit dari hunian Anda di Vasaka Bali, Anda bisa memanjakan mata dengan karya-karya lukisan klasik yang mendunia. Mengunjungi museum ini bukan sekadar wisata, tapi sebuah perjalanan spiritual untuk memahami mengapa Bali menjadi magnet bagi seniman internasional sejak dulu kala.
3. Keajaiban Budaya di Monumen Bajra Sandhi, Renon
Jika Anda mengarah ke pusat kota Denpasar, kawasan Renon hanya berjarak selemparan batu. Di pusat lapangan hijau yang luas, berdiri megah Monumen Bajra Sandhi.
- Kenapa ke sini? Selain arsitekturnya yang sarat akan filosofi Hindu Bali, area ini adalah pusat kegiatan outdoor warga Denpasar. Pada akhir pekan, Anda bisa bergabung dengan komunitas lari atau sekadar piknik santai di taman-taman asrinya.
- Gaya Hidup Sehat: Dekatnya Vasaka Bali dengan kawasan Renon memudahkan Anda untuk tetap menjalankan gaya hidup sehat di area terbuka hijau yang paling terawat di Bali.
4. Nongkrong Santai di Beach Club Terdekat
Siapa bilang harus ke Canggu atau Uluwatu untuk menikmati beach club? Dari Vasaka Bali, Anda punya akses cepat menuju beberapa beach club premium di area Sanur yang lebih eksklusif dan ramah keluarga.
Salah satunya adalah Byrd House Bali atau Artotel Beach Club (ABC). Tempat-tempat ini menawarkan kolam renang tepi pantai, hidangan internasional, dan suasana chill yang sangat pas untuk menutup akhir pekan. Karena lokasinya yang dekat, Anda tidak perlu khawatir pulang larut malam karena perjalanan kembali ke rumah di Vasaka Bali sangatlah singkat dan nyaman.
5. Kulineran Hits di Gatsu Timur dan Area Sekitarnya
Terkadang, Anda bahkan tidak perlu pergi jauh-jauh. Kawasan Gatot Subroto Timur sendiri telah berkembang menjadi pusat kuliner baru. Mulai dari restoran fine dining, pusat kuliner lokal, hingga kafe kekinian bertebaran di sekitar proyek Vasaka Bali. Apalagi dengan adanya Vasaka Lifestyle Mall yang terintegrasi langsung dengan hunian, pilihan hiburan dan belanja Anda sudah tersedia tepat di depan mata.
Mengapa Lokasi Strategis adalah Investasi Terbaik?
Dalam memilih properti, ada pepatah lama yang mengatakan: “Location, Location, Location.” Lokasi Vasaka Bali yang berada di perbatasan Denpasar dan Gianyar memberikan Anda fleksibilitas luar biasa.
Anda mendapatkan ketenangan tinggal di hunian Modern Tropical yang asri, namun tetap memiliki akses “VVIP” ke jantung pariwisata dan pusat kota. Waktu yang biasanya terbuang di kemacetan bisa Anda dialokasikan untuk hal yang lebih berharga: bersantai bersama keluarga atau produktif dalam pekerjaan.
Kesimpulan
Tinggal di Vasaka Bali berarti memiliki passport menuju gaya hidup Bali yang sesungguhnya. Jarak 15 menit bukan hanya soal angka, tapi soal kemudahan untuk berpindah dari suasana kerja yang profesional menuju suasana liburan yang santai hanya dalam sekejap mata.
Bagi Anda yang mencari hunian yang mendukung keseimbangan hidup (work-life balance), tidak ada lokasi yang lebih tepat selain di sini. Mari nikmati akhir pekan Anda dengan lebih bermakna, karena di Vasaka Bali, setiap hari terasa seperti liburan.


